
Permintaan lahan untuk pembangunan fasilitas data center di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan seiring dengan pertumbuhan digitalisasi dan kebutuhan infrastruktur digital yang semakin tinggi. Menurut laporan industrial land demand, sektor data center masih mendominasi permintaan lahan industri di Indonesia, terutama di kawasan metropolitan seperti Jabodetabek dan sekitarnya. Laporan ini menunjukkan bahwa di sepanjang tahun 2024, sektor pusat data menjadi pemimpin dalam penyerapan lahan industri, dengan pendorong utama berasal dari pertumbuhan teknologi informasi, penetrasi internet, dan meningkatnya kebutuhan cloud serta big data.
Selain itu, langkah nyata pasar data center juga terlihat dari ekspansi perusahaan global di Indonesia. Misalnya, EdgeConneX mengakuisisi sekitar 45.000 m² lahan di wilayah Bekasi, Cikarang untuk memperluas kapasitas kampus data center hiperskala mereka hingga tiga kali lipat guna memenuhi lonjakan permintaan layanan data center dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Tren permintaan ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan industri data center yang diperkirakan semakin tinggi lagi mengingat lonjakan pemanfaatan teknologi seperti AI dan cloud computing, yang turut mendorong kebutuhan fasilitas pusat data yang aman, andal, dan berkapasitas besar di tanah air.

